HOT

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pemprov Jabar Persiapkan Kembali Vaksinasi Massal untuk ASN

Ilustrasi vaksinasi



SUARA PURWAKARTA - Dalam upaya percepatan penyuntikan vaksin Covid-19, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menggelar vaksinasi massal. Setelah pada tahap satu untuk sumber daya manusia (SDM) kesehatan, vaksinasi massal kembali dilaksanakan pada tahap dua.

Vaksinasi massal kali ini ditujukan untuk aparatur sipil negara (ASN). Vaksinasi massal tahap pertama untuk ASN sudah dilaksanakan di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jabar, Kamis (4/3). Menurut Ketua Divisi Penanganan Kesehatan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Jabar Marion Siagian, pada vaksinasi massal itu ada 570 orang ASN yang disuntik vaksin Covid-19.

Marion mengatakan, vaksinasi massal akan kembali disiapkan. “Tahap berikutnya direncanakan digelar pada minggu kedua Maret ini. Tempat dan waktu akan disesuaikan dengan lokasi perangkat daerah yang bersangkutan. Tentu digabung dengan perangkat daerah lain,” kata dia, akhir pekan lalu.

Untuk vaksinasi bagi ASN ini disebut disusun skala prioritas sasaran. Marion mengatakan, penyusunan prioritas disesuaikan dengan ketersediaan vaksin Covid-19, yang dipasok dari pemerintah pusat.

Menurut dia, salah satu prioritas vaksinasi ini adalah ASN yang aktivitasnya memberikan pelayanan langsung atau intens berinteraksi dengan masyarakat, sehingga rentan terpapar Covid-19. Contohnya, kata dia, personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan pegawai Dinas Perhubungan (Dishub).

Selain itu, Marion mengatakan, ASN yang bertugas dalam penanganan Covid-19 dan tergabung dalam Satgas Penanganan Covid-19. “Karena anggota Satgas selalu berinteraksi dengan masyarakat dan sering memasuki daerah berisiko, yaitu red zone,” ujar dia.

Menurut Marion, penyuntikan vaksin juga dilakukan terhadap ASN di lingkungan Kantor BPSDM Jabar. Pasalnya, gedung di lingkungan BPSDM ada yang digunakan untuk pusat isolasi pasien Covid-19.

Untuk vaksinasi Covid-19 tahap dua ini, Jabar sudah menerima kiriman 127.070 vial vaksin. Satu vial ini disebut setara dengan sekitar sembilan dosis. Sebagai awalan, sasaran vaksinasi tahap dua ini disebut mencapai sekitar 6,6 juta orang. Terdiri atas 2.195.215 petugas publik dan 4.403.984 warga lanjut usia (lansia).

Marion mengatakan, pemerintah pusat rencananya kembali mengirim vaksin untuk Jabar pekan depan. “Dropping vaksin tahap dua termin dua ke Jabar sekitar 84.740 vial, dengan ekuivalen satu vial sembilan dosis,” kata dia.

Selain vaksinasi terhadap pelayan publik dan warga lansia, Pemprov Jabar juga mendorong pemerintah kabupaten/kota untuk menuntaskan vaksinasi tahap satu, yang menyasar SDM kesehatan. Menurut Marion, dalam upaya percepatan vaksinasi untuk SDM kesehatan ini, pihaknya bersama pemerintah kabupaten/kota menambah kapasitas dan hari penyuntikan vaksin.

Berdasarkan data per 4 Maret 2021, Marion mengatakan, SDM kesehatan yang sudah disuntik vaksin Covid-19 dosis pertama mencapai sekitar 205 ribu, atau 112,81 persen dari target sasaran 181.701 orang.

Sementara yang sudah disuntik vaksin dosis kedua disebut mencapai sekitar 136.753 atau 75,26 persen dari target. “Kenapa lebih dari seratus persen? Karena SDM Kesehatan yang belum terdata di SISDMK (Sistem Informasi SDM Kesehatan) harus tetap menjalani vaksinasi Covid-19,” ujarnya. 



Sumber: Republika

Posting Komentar

0 Komentar