HOT

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Seberapa Banyak Gaji dan Tunjangan PNS di Tahun 2021? Yuk Intip!

Foto: Daftar Gaji PNS Saat Ini (Lutfi Syahban/Tim Infografis/DETIK)



SUARA PURWAKARTA - Bagi seluruh pegawai negeri sipil (PNS) dipersilahkan untuk mencari tahu rincian gaji dan tunjangan terbaru yang akan diterapkan pada tahun 2021. Pasalnya, pemerintah berencana menyusun ulang formulasi gaji dan tunjangan para abdi negara.

Untuk saat ini gaji PNS 2021 masih diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019.

Penyusunan ulang gaji PNS tengah dalam rencana Badan Kepegawaian Negara (BKN). Nantinya, diatur gaji PNS yang biasanya terdiri dari banyak komponen menjadi hanya gaji dan tunjangan saja.

Kemudian, skema gaji akan ditentukan berdasarkan beban kerja, tanggung jawab, dan risiko pekerjaan. Sedangkan, skema tunjangan terdiri dari tunjangan kinerja dan tunjangan kemahalan.

Selain itu, tunjangan kinerja akan didasarkan pada capaian kinerja masing-masing PNS. Serta, tunjangan kemahalan dihitung dari indeks harga yang berlaku di daerah masing-masing.

Gaji Pokok PNS 2021 Berdasarkan PP Nomor 15 Tahun 2019

Golongan I:

Ia: Rp 1.560.800 - Rp 2.335.800

Ib: Rp 1.704.500 - Rp 2.472.900

Ic: Rp 1.776.600 - Rp 2.577.500

Id: Rp 1.851.800 - Rp 2.686.500


Golongan II:

IIa: Rp 2.022.200 - Rp 3.373.600

IIb: Rp 2.208.400 - Rp 3.516.300

IIc: Rp 2.301.800 - Rp 3.665.000

IId: Rp 2.399.200 - Rp 3.820.000


Golongan III:

IIIa: Rp 2.579.400 - Rp 4.236.400

IIIb: Rp 2.688.500 - Rp 4.415.600

IIIc: Rp 2.802.300 - Rp 4.602.400

IIId: Rp 2.920.800 - Rp 4.797.000


Golongan IV:

IVa: Rp 3.044.300 - Rp 5.000.000

IVb: Rp 3.173.100 - Rp 5.211.500

IVc: Rp 3.307.300 - Rp 5.431.900

IVd: Rp 3.447.200 - Rp 5.661.700

IVe: Rp 3.593.100 - Rp 5.901.200


Tunjangan Kinerja

Tunjangan Kinerja(Tukin) 2021 masih diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) nomor 37 tahun 2015. Adapun, tunjangan terendah ditetapkan sebesar Rp 5.361.800 untuk level jabatan pelaksana dan tertinggi sebesar Rp 117.375.000, untuk level jabatan tertinggi, misalnya eselon I atau Direktur Jenderal Pajak (DJP).


Rincian tukin PNS DJP berdasarkan Perpres 37/2015

Eselon I:

Peringkat jabatan 27 Rp 117.375.000

Peringkat jabatan 26 Rp 99.720.000

Peringkat jabatan 25 Rp 95.602.000

Peringkat jabatan 24 Rp 84.604.000


Eselon II:

Peringkat jabatan 23 Rp 81.940.000

Peringkat jabatan 22 Rp 72.522.000

Peringkat jabatan 21 Rp 64.192.000

Peringkat jabatan 20 Rp 56.780.000


Eselon III ke bawah:

Peringkat jabatan 19 Rp 46.478.000

Peringkat jabatan 18 Rp 42.058.000 - 28.914.875

Peringkat jabatan 17 Rp 37.219.875 - 27.914.000

Peringkat jabatan 16 Rp 25.162.550 - 21.567.900

Peringkat jabatan 15 Rp 25.411.600 - 19.058.000

Peringkat jabatan 14 Rp 22.935.762 - 21.586.600

Peringkat jabatan 13 Rp 17.268.600 - 15.110.025

Peringkat jabatan 12 Rp 15.417.937 - 11.306.487

Peringkat jabatan 11 Rp 14.684.812 - 10.768.862

Peringkat jabatan 10 Rp 13.986.750 - 10.256.950

Peringkat jabatan 9 Rp 13.320.562 - 9.768.412

Peringkat jabatan 8 Rp 12.686.250 - 8.457.500

Peringkat jabatan 7 Rp 12.316.500 - 8.211.000

Peringkat jabatan 6 Rp 7.673.375

Peringkat jabatan 5 Rp 7.171.875

Peringkat jabatan 4 Rp 5.361.800


Selain itu, pemerintah memberikan keistimewaan bagi Pegawai Negeri Sipil yang bertugas mengurus Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan memberikan tunjangan khusus. Hal ini diatur dalam Perpres Nomor 3 Tahun 2021, Perpres Nomor 4 Tahun 2021, Perpres Nomor 5 Tahun 2021, dan Perpres Nomor 6 Tahun 2021.

Adapun, ada empat jabatan fungsional yang berhak mendapatkannya yakni, pembina teknis perbendaharaan negara, analis pengelolaan keuangan APBN, analis perbendaharaan negara, dan pranata keuangan APBN.


Tunjangan Kinerja Punggawa APBN 2021

Pembina Teknis Perbendaharaan Negara Penyelia Rp 960.000

Pembina Teknis Perbendaharaan Negara Mahir Rp 540.000

Pembina Teknis Perbendaharaan Negara Terampil Rp 360.000

Analisis Pengelolaan Keuangan APBN Ahli Madya Rp 1.380.000

Analisis Pengelolaan Keuangan APBN Ahli Muda Rp 1.100.000

Analisis Pengelolaan Keuangan APBN Ahli Pertama Rp 540.000

Analis Perbendaharaan Negara Ahli Utama Rp 2.025.000

Analis Perbendaharaan Negara Ahli Madya Rp 1.380.000

Analis Perbendaharaan Negara Ahli Muda Rp 1.100.000

Analis Perbendaharaan Negara Ahli Pertama Rp 540.000

Pranta Keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Penyelia Rp 960.000

Pranata Keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Mahir Rp 540.000

Pranata Keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Terampil Rp 360.000


Nah, menurut Deputi Bidang Pembinaan Manajemen Kepegawaian BKN Haryomo Dwi Putranto aturan gaji baru PNS baru akan berlaku bila semua instansi telah melaksanakan (1) penyusunan analisa jabatan sesuai perkembangan yang ada saat ini, (2) sudah selesai melakukan evaluasi jabatan, dan (3) anggaran sudah disesuaikan dengan kemampuan keuangan negara.



Sumber: Detik

Posting Komentar

0 Komentar