HOT

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Mark Zuckerberg Singgung Kelemahan iMessage, Pesaing WhatsApp dari Apple

Foto: Mark Zuckerberg, CEO Facebook/ap



SUARA PURWAKARTA - CEO Facebook Mark Zuckerberg membongkar kelemahan kebijakan privasi Apple. Menurutnya ancaman terbesar WhatsApp saat ini justru iMessage milik Apple sendiri.

Ia menuding kebijakan baru Apple hanya berdampak untuk perkembangan usahanya sendiri, yaitu dengan layanan pesan instan sendiri iMessage. Zuckerberg menilai hal ini menjadi ancaman bagi aplikasi pesan miliknya WhatsApp.

"iMessage adalah kunci utama ekosistem mereka, sudah terpasang secara pre-install di iPhone dan mereka lebih suka dengan API dan izin mereka sendiri, itulah sebabnya iMessage adalah layanan perpesanan yang paling banyak digunakan di Amerika Serikat," ujar CEO Facebook Mark Zuckerberg seperti dikutip dari India Today, Rabu (3/2).

Zuckerberg menambahkan WhatsApp tidak begitu populer digunakan masyarakat Amerika Serikat, karena banyak pengguna yang lebih suka menggunakan aplikasi pesan yang sudah terinstal di smartphone, seperti iMessage.

Lewat kebijakan privasi baru Apple, Zuckerberg menegaskan Apple sebagai salah satu pesaing terbesar WhatsApp. Meskipun WhatsApp lebih unggul dari iMessage karena keunggulan fitur keamanan pesan enkripsi end-to-end.

Fitur enkripsi pesan end-to-end memberikan perlindungan yang bisa membaca pesan atau video hanya pengirim dan penerima pesan saja.

Dikutip Business Insider, Apple baru saja merilis label khusus untuk aplikasi pihak ketiga, yang sebagian besar fokus pada metadata yang dikumpulkan oleh aplikasi, daripada privasi dan keamanan pesan.

"iMessage menyimpan cadangan terenkripsi non-end-to-end dari pesan secara default di iCloud kecuali Anda menonaktifkannya," ujar Zuckerberg

Lebih lanjut ia mengklaim, bahwa WhatsApp lebih unggul untuk melindungi pesan penting para penggunanya.

Dilansir dari Forbes, iMessage juga diamankan dengan enkripsi end-to-end. Dengan begitu, percakapan pengguna di Apple tidak bisa dilihat oleh pengguna lain.

Pesan instan iMessage dinilai memiliki keamanan yang baik, namun fitur ini hanya terbatas untuk pengguna Apple saja. Penggunaan iMessage hanya dapat digunakan para pemilik perangkat Apple.

Namun begitu, Apple meluncurkan iOS 14 yang diklaim memiliki sistem keamanan yang disebut Blast Door. Proteksi ini untuk melindungi pengguna dari serangan siber melalui pesan iMessage.

Proteksi ini bertugas memindai pesan yang masuk agar mencegah pemberian kode berbahaya yang disisipkan dalam pesan.

Di samping itu, WhatsApp mengklaim tidak dapat mendekripsi konten pesan, panggilan, foto, dan lainnya sehingga memastikan keamanan serta privasi pengguna.

Kemudian Whatsapp memiliki sistem di mana siapa pun tidak dapat membaca pesan Anda, tapi memungkinkan pihak berwenang mengetahui siapa dan kapan Anda mengirim pesan kepada seseorang, dan untuk jangka berapa lama.

Whatsapp juga memiliki sistem keamanan fitur kunci aplikasi bawaan pada aplikasi Android dan iOS. Itu membuat Anda dapat mengunci obrolan Whatsapp dengan biometrik. Selain itu, Anda mendapatkan dukungan untuk otentikasi dua faktor (2FA) pada aplikasi.



Sumber: CNN Indonesia

Posting Komentar

0 Komentar