HOT

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Wajib Tahu! Ini Vitamin yang Disarankan Dokter Untuk Pasien COVID-19

Ilustrasi Vitamin/iStock


SUARA PURWAKARTA - Selama masa penyembuhan, pasien COVID-19 tetap harus menjaga kesehatannya dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan asupan gizi. Selain menjaga asupan makanan, pasien COVID-19 juga diberi vitamin untuk meningkatkan kekebalan tubuhnya.

Untuk mempercepat proses penyembuhan pasien COVID-19 juga disarankan untuk mengonsumsi banyak vitamin.

Dalam Pedoman Tata Laksana COVID-19 Edisi 3 yang disusun gabungan perhimpunan dokter Indonesia, ada sejumlah vitamin yang diresepkan untuk pasien COVID-19. Berbeda dengan obat-obatan, vitamin ini boleh dibeli secara bebas oleh masyarakat.


Berikut daftar vitamin yang direkomendasikan untuk pasien COVID-19.

1. Pasien COVID-19 Tanpa Gejala

Vitamin C, dengan pilihan:

- Tablet vitamin C non acidic 500mg/6-8 jam oral (untuk 14 hari)

- Tablet isap vitamin C 500 mg/12 jam oral (selama 30 hari)

- Multivitamin yang mengandung Vitamin C 1-2 tablet/24 jam (selama 30 hari)

- Dianjurkan multivitamin yang mengandung vitamin C, B, E, Zink


Vitamin D

- Suplemen: 400 IU-1000 IU/hari (tersedia dalam bentuk tablet, kapsul, tablet effervescent, tablet kunyah, tablet hisap, kapsul lunak, serbuk, sirup)

- Obat 1000-5000 IU/hari (tersedia dalam bentuk tablet 1000 IU dan tablet kunya 5000 IU.


2. Pasien COVID-19 Gejala Ringan

Vitamin C, dengan pilihan:

- Tablet vitamin C non acidic 500mg/6-8 jam oral (untuk 14 hari)

- Tablet isap vitamin C 500 mg/12 jam oral (selama 30 hari)

- Multivitamin yang mengandung Vitamin C 1-2 tablet/24 jam (selama 30 hari)

- Dianjurkan multivitamin yang mengandung vitamin C, B, E, Zink


Vitamin D

- Suplemen: 400 IU-1000 IU/hari (tersedia dalam bentuk tablet, kapsul, tablet effervescent, tablet kunyah, tablet hisap, kapsul lunak, serbuk, sirup)

- Obat 1000-5000 IU/hari (tersedia dalam bentuk tablet 1000 IU dan tablet kunya 5000 IU.


3. Pasien COVID-19 Gejala Sedang

Pemberian vitamin diberikan melalui suntikan intravena selama perawatan di rumah sakit.


4. Pasien COVID-19 Gejala Berat

Pasien COVID-19 gejala berat sudah membutuhkan perawatan intensif di rumah sakit. Pemberian vitamin dilakukan dengan suntikan intravena sesuai anjuran dokter.



Sumber: Detik

Posting Komentar

0 Komentar