HOT

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Jokowi: Petani Indonesia Enggan Tanam Kedelai Karena Kalah Dengan Harga Impor

Foto: Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo/Detik


SUARA PURWAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti persoalan pada impor kedelai yang terjadi dari dulu. Jokowi mengatakan, kedelai sebenarnya tumbuh baik di Indonesia.

Namun, kata dia, petani enggan menanam komoditas tersebut. Menurut Jokowi, itu terjadi karena harga kedelai petani kalah dengan kedelai impor.

Maka itu, ia ingin produksi dalam skala besar sehingga mampu menekan harga.

"Problem dari dulu sampai sekarang, kenapa pertama, kedelai yang di Indonesia dia tumbuh baik. Kenapa kita, petani kita, tidak mau tanam, karena harganya kalah dengan yang kedelai impor, kalau petani suruh jual harga impor ini harga pokok produksi nggak nutup .Sehingga jumlah yang besar agar harganya bisa melawan yang harga impor," papar Jokowi, Senin (11/1/2021).

"Bawang putih, kenapa kita dulu produksi banyak dan sekarang nggak mau tanam bawang putih, karena kalah harga bawang putih impor," ujarnya.

Menurut Jokowi, jika harga tak kompetitif maka akan sulit bersaing. Ia pun meminta jajarannya mencari lahan seluas mungkin untuk menggenjot produksi.

"Kalau harga nggak kompetitif ya akan sulit kita bersaing sehingga sekali lagi, ini harus dibangun dalam sebuah lahan yang sangat luas. Lahan kita masih, cari lahan yang cocok untuk kedelai jangan hanya 1, 2, 10 ha. 100 ribu ha, 300 ribu ha, 500 ribu ha, 1 juta ha cari," ujarnya.


Sumber: Detik

Posting Komentar

0 Komentar