HOT

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Investasi di Purwakarta Tetap Stabil Meski Sedang Pandemi COVID-19

Ilustrasi realisasi Investasi/Shutterstock


SUARA PURWAKARTA - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Purwakarta mengklaim bahwa nilai investasi di Purwakarta tak mengalami penurunan baik dari penanaman modal asing maupun penanaman modal dalam negeri.

Kepala DPMPTSP Purwakarta, Muhamad Nurcahya mengatakan investasi di Purwakarta selama pandemi cenderung stabil.

Bahkan, setiap tahun nilai investasi selalu naik. Dia mencontohkan pada 2018, realisasia nilai investasi di Purwakarta mencapai Rp 56,5 triliun dari target 48 triliun. Lalu, 2019 realisasi ada di angka Rp 62,7 triliun dari target Rp 55 triliun.

"Nilai investasi ini merupakan akumulasi dari realisasi investasi penanaman modal asing dan penanaman modal dalam negeri. Setiap tahun angkanya naik rata-rata 11 persen dari target," katanya, Rabu (6/1/2021).

Pada 2020, lanjut Nurcahya, sampai akhir tahun realisasinya mencapai Rp 67,5 triliun. Itu artinya ada kenaikan dari 2019. Penyebabnya ialah akan hadirnya kawasan industri multi optima sejahtera (Kimos).

"Nantinya akan ada di Kecamatan Babakancikao dengan luas lahan 1.200 hektare. Kimos ini meliputi lima desa di Babakancikao, di antaranya Desa Hegarmanah, Desa Babakancikao, Desa Mulyamekar, dan Desa Cigelam," ujarnya.

Progres pembangunan Kimos, kata dia, sudah pada tahapan pembebasan lahan dan pengerasan. Lahan yang telah dibebaskan saat ini sudah hampir 90 persen, sisanya tinggal proses balik nama. Nantinya, hadirnya Kimos bakal mampu menampung sekitar 5.000 perusahaan.

"Jadi, estimasinya satu perusahaan butuh minimal satu hektare lahan. Lalu, penyerapan tenaga kerjanya butuh lebih 100 ribu orang. Kami (Purwakarta) diuntungkan adanya kawasan industri yang baru ini. Meski, perusahaan yang akan berdiri mayoritas perusahaan padat modal," katanya.

Adapun salahsatu perusahaan yang sudah mengincar kawasan baru ini, Nurcahya menyebut salahsatunya Wings Grup. Kawasan ini pun bakal terhubung langsung dengan jalan Tol Jakarta - Cikampek Selatan.

"Sekarang investasi yang sedang berjalan antara lain proyek strategis nasional kereta cepat Indonesia-Cina Jakarta-Bandung, lalu ada pembangunan jalan Tol Jakarta-Cikampek Selatan, dan pembangunan PLTS terapung 145 MW di Waduk Cirata," katanya.

Bangunan instalasi PLTS rencananya bakal berada di Kecamatan Maniis dan Tegalwaru dengan total nilai investasi mencapai Rp 2.175 triliun. Bahkan, PLTS ini diklaim bakal menjadi yang terbesar di Asia Tenggara.



Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Pandemi Covid-19, Investasi di Purwakarta Stabil Bahkan Cenderung Naik, Ini Faktanya, https://jabar.tribunnews.com/2021/01/06/pandemi-covid-19-investasi-di-purwakarta-stabil-bahkan-cenderung-naik-ini-faktanya.

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama

Editor: Ichsan

Posting Komentar

0 Komentar