HOT

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Bupati Karawang Panggil Rektorat Terkait Klaster Corona di UNSIKA

Foto: Kampus Universitas Singaperbangsa Karawang/inews


SUARA PURWAKARTA - Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana memanggil Rektorat Universitas Negeri Karawang (Unsika) menyusul terjadi klaster penularan Covid-19 di kampus Unsika. Selaku Ketua Satgas Covid-19 Karawang, Cellica mengaku kecewa dengan rektorat karena tidak menjalankan protokol kesehatan saat kegiatan lokakarya beberapa waktu lalu.

Akibatnya banyak yang terpapar Covid-19 usai acara. Hal itu diketahui setelah dilakukan tracing oleh satgas Covid-19 dan terdapat 40 orang yang terpapar Covid-19 hingga harus menjalani isolasi.

"Saya sudah memanggil pihak Unsika dan meminta penjelasan kenapa sampai terjadi klaster Unsika. Padahal selaku pendidik harusnya mereka menjadi yang terdepan dalam menjalankan protokol kesehatan," kata Cellica, Rabu (6/1/2021).

Menurut Cellica, dirinya menerima laporan jika Unsika melakukan kegiatan lokakarya di salah satu hotel tanpa memperhatikan protokol kesehatan. Salah satunya mengundang 100 orang lebih. 

"Ini tidak boleh, pastinya mereka tidak minta izin. Sebab kalau minta izin pasti tidak kita kasih," katanya. 

Sementara itu, juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Karawang, Fitra Hergyana menambahkan dari hasil tracing sebelumnya jumlah yang terpapar sebanyak 30 orang. Kemudian terjadi penambahan lagi sebanyak 10 orang hingga totalnya 40 orang dari klaster Unsika. 

"Hari ini ada penambahan lagi 10 orang jadi jumlah totalnya 40 orang.  Sampai saat ini kami masih melakukan tracing," kata Fitra.

Menurut Fitra, kordinasi pihak Unsika dengan Satgas Covid-19 terlalu lemah hingga terjadilah klaster Unsika. Saat terjadi penyebaran Covid-19 pihak Unsika terkesan menutupi dari Satgas Covid-19. "Ini inisiatif kita untuk mencari tahu kejadian di Unsika. Setelah kita ketahui jelas mereka melakukan pelanggaran," katanya.


Sumber: Inews Jabar

Posting Komentar

0 Komentar