HOT

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

3 Wilayah Bandung Raya Akan Menerapkan Kembali PSBB Mulai Tanggal 11 Januari 2021

Foto: Gedung Sate, Kota Bandung/republika


SUARA PURWAKARTA - Tiga wilayah di Bandung raya menjadi sasaran penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jawa-Bali. Ketiga wilayah itu adalah Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Cimahi.

Keputusan pembatasan aktivitas ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Ia mengatakan, PSBB akan diberlakukan 11-25 Januari 2021.

"Pemerintah mendorong bahwa pembatasan ini dilakukan pada 11-25 Januari dan pemerintah akan terus melakukan evaluasi. Pemerintah akan melakukan pengawasan secara ketat untuk pelaksanaan protokol kesehatan," ujar Airlangga dalam keterangan pers di Kantor Presiden, Rabu (6/1/2021).

Menurut peta risiko Covid-19, Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Cimahi masuk dalam zona oranye atau zona risiko sedang penyebaran Covid-19.

Selain ketiga wilayah itu, di Jawa Barat ada 5 daerah lainnya yang menjadi sasaran PSBB kali ini yakni Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi.

Sementara Kabupaten Cirebon, Kabupaten Karawang, dan Kota Tasikmalaya yang saat ini berada dalam zona merah, tidak masuk dalam daftar PSBB.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebelumnya mengatakan Karawang mendapatkan status siaga karena telah berada di zona merah selama 4 pekan berturut-turut.


Pembatasan yang berlaku

Pembatasan aktivitas 11-25 Januari 2021 meliputi pembatasan di tempat kerja dengan work from home sebanyak 75% dengan melakukan protokol kesehatan dengan ketat. Kemudian kegiatan belajar mengajar seluruhnya melalui daring.

Sektor esensial berkaitan kebutuhan pokok tetap beroperasi 100% dengan pengaturan jam operasional dan kapasitas. Pembatasan jam buka kegiatan di pusat perbelanjaan hingga pukul 19.00 WIB.

Makan dan minum di tempat maksimal 25% dari kapasitas tempat, dan pemesanan take away atau delivery tetap diizinkan. Selanjutnya kegiatan konstruksi tetap diizinkan 100% dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

Mengizinkan tempat ibadah melakukan pembatasan sebesar 50% dengan penerapan protokol kesehatan ketat. Lalu fasilitas umum dan kegiatan sosial/budaya dihentikan sementara dan kapasitas serta jam operasional moda transportasi diatur.


Sumber: Ayobandung

Posting Komentar

0 Komentar