HOT

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Refleksi 2020, Ridwan Kamil: Tahun Tersulit dan Tersedih


Foto: Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil


SUARA PURWAKARTA - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut tahun 2020 merupakan tahun tersulit dan tersedih sepanjang karirnya menjadi pemimpin. Pasalnya, wabah virus Corona menghantam nyaris segala aspek dengan cukup keras.

Wabah yang teridentifikasi berasal dari Wuhan, China ini tak hanya melumpuhkan geliat pertumbuhan ekonomi di Jabar hingga jatuh ke angka minus. Tetapi juga menghambat sejumlah langkah strategis yang telah diproyeksikan sebelumnya.

"Tahun 2020 dalam hidup saya tercatat tahun tersulit dan tahun tersedih. Tersulit karena COVID-19 ini menerjang semua dimensi kehidupan di mana sebagai pemimpin saya harus mengambil keputusan-keputusan yang tidak mudah," ujar Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (29/12).

Badan Pusat Statistik (BPS) Jabar mencatat terdapat 6,3 juta orang yang terdampak COVID-19 atau 16,96 persen dari total angkatan kerja. Terdiri dari 700 ribu orang di antaranya berhenti bekerja karena pandemi.

Refocusing atau pengalihan anggaran di organisasi perangkat daerah (OPD) pun segera dialihkan untuk penanganan COVID-19. Hingga Selasa (29/12), laman Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jabar (Pikobar) mencatat, total kasus infeksi Corona telah mencapai 81.322 kasus.

11.810 orang masih menjalani perawatan atau isolasi. 68.353 orang dinyatakan sembuh, dan 1.159 orang meninggal dunia akibat virus yang menyerang sistem pernafasan itu. Virus ini menyerang tanpa pandang bulu, sejumlah tokoh pun meninggal dengan keterangan terinfeksi.

Salah satunya adalah Ustaz Hilmi Aminuddin, yang merupakan salah seorang pendiri Partai Keadilan Sejahtera (PKS). "Tersedih karena kehilangan banyak sekali kolega, kawan, sahabat yang berpulang karena Covid," katanya.

Kedatangan vaksin Corona dinilainya menampakkan jalan keluar dari masa pandemi COVID-19. "2021 tahun harapan karena vaksin sudah datang mudah-mudahan pengendalian covid bisa menurun kasusnya ekonomi membaik. Makanya tetap semangat," katanya.


(yum/mud)

Sumber: Detik

Posting Komentar

0 Komentar