HOT

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Kadin Pariwisata dan Kebudayaan Garut: Kalau Sakit Jangan Dulu ke Garut

Foto: Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Garut/rmoljabar


SUARA PURWAKARTA - Wisatawan yang tengah sakit diminta untuk tak datang terlebih dulu ke Garut. Memasuki libur akhir tahun, protokol kesehatan di Kabupaten Garut akan lebih diperketat.

Secara keseluruhan, Garut kini berstatus zona oranye atau risiko sedang. Namun ada 14 kecamatan yang masuk zona merah.

Yakni Kecamatan Garut Kota, Karangpawitan, Wanaraja, Tarogong Kaler, Tarogong Kidul, Samarang, Leles, Cibatu, Sukawening, Bayongbong, Cilawu, Cikajang, Pameungpeuk, dan Limbangan.

Bupati Garut Rudy Gunawan telah mengeluarkan soal libur natal dan tahu. Baru ini dengan mengeluarkan surat edarab tentang Pelarangan Perayaan Tahun Baru 2021 dan Pencegahan Kerumunan Massa dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut, Budi Gan Gan menuturkan, setiap wisatawan yang datang ke Garut wajib memeriksakan kesehatannya.

"Kalau sakit jangan dulu ke Garut. Pastikan yang mau ke Garut dalam keadaan sehat," ucap Budi, Rabu (23/12/2020).

Semua objek wisata di Garut tetap dibuka. Pihaknya tak melarang wisatawan untuk datang. Namun dengan kasus Covid yang terus meningkat, perlu kesadaran dalam penerapan protokol kesehatan.

Untuk memastikan wisatawan yang datang ke Kabupaten Garut dalam keadaan sehat, Pemkab Garut berencana menyediakan tempat rapid test Covid-19 di lokasi wisata yang dianggap rawan. 

Mengenai aturan menunjukkan surat keterangan negatif Covid saat berwisata ke Garut, Budi menyebut aturan itu berlaku untuk wisatawan dari kota besar seperti Jakarta.

"Wisatawan dari Jakarta pasti membawa bukti negatif Covid 19 saat meninggalkan daerahnya. Untuk wisatawan dari Garut dan sekitarnya, masih digodok teknisnya," ujarnya.

Budi memprediksi, pada libur Nataru kali ini akan banyak wisatawan yang datang ke Garut. Pasalnya, sudah banyak yang jenuh berbulan-bulan tak pergi berlibur.

"Kemungkinan wisatawan akan besar. Ada kenaikan dari yang sebelumnya. Kira-kira tak jauh beda dengan libur tahun kemarin," katanya.


Penulis: Firman Wijaksana

Editor: Seli Andina Miranti

Sumber: Tribun Jabar

Posting Komentar

0 Komentar