HOT

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Diprediksi Hari Ini Puncak Arus Mudik Penumpang Kereta Api di Stasiun Bandung

Ilustrasi Stasiun Bandung/traveloka


SUARA PURWAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 2 Bandung mencatat, angka penumpang tertinggi atau puncak mudik dari berbagai stasiun di Daop 2 Bandung akan terjadi pada keberangkatan Rabu (23/12/2020). Salah satunya untuk keberangkatan dengan tujuan jarak jauh. 

Manager Humas PT KAI Daop 2 Bandung Kuswardoyo mengatakan, untuk keberangkatan kereta api jarak jauh penjualan terbanyak terjadi pada 23 Desember 2020. 

Mereka berangkat untuk beberapa tujuan ke wilayah timur seperti Surabaya, Yogyakarta, Malang, Solo, dan lainnya. 

"Untuk besok, angka pemesanan kereta jarak jauh mencapai 73% dari kapasitas tempat duduk yang tersedia, yaitu maksimal 70%," kata Kuswardoyo di Bandung, Selasa (22/12/2020). 

Kendati begitu, dia tidak menyebutkan berapa kursi yang telah dipesan untuk keberangkatan besok.

Namun sebagai gambaran, setiap hari Daop 2 Bandung memberangkatkan sekitar 30.000 penumpang lokal dan jarak jauh. 

Daop 2 Bandung, kata dia, telah mempersiapkan perjalanan KA selama masa angkutan Nataru ini berjumlah 1.212 perjalanan. Terdiri dari 172 perjalanan KA jarak jauh dan 1.040 perjalanan KA lokal dengan rata-rata total 61 perjalanan setiap hari. 

"Total tempat duduk yang disiapkan sebanyak 603.988 kursi, dengan rincian 65.268 untuk KA jarak jauh dan 538.720 untuk KA lokal," ujar dia. 

Untuk memastikan kelancaran angkutan Nataru, Daop 2 Bandung juga menugaskan PPJ ekstra, PJL ekstra dan petugas penjaga daerah rawan ekstra yang disiagakan guna mengantisipasi datangnya musim penghujan. 

Juga disiagakan 171 personel Polsuska dan personil pengamanan lainnya untuk mengamankan perjalanan KA di sepanjang lintas Daop 2 Bandung. 

"Alat material untuk siaga berupa batu balas atau kricak, bantalan rel, pasir, juga ditempatkan di beberapa titik di wilayah Daop 2 Bandung. Kami juga menyiapkan 6 posko kesehatan di 6 stasiun di antaranya Stasiun Bandung, Kiaracondong, Cibatu, Banjar, Purwakarta dan Cianjur serta sejumlah paramedis yang ditempatkan di pos, " katanya. 

Editor : Asep Supiandi

Sumber: INews Jabar

Posting Komentar

0 Komentar