HOT

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Beredar Video PSI DKI Minta Dana Bantuan Politik Naik Rp 20.000 per Suara

Foto: Anggota DPRD Fraksi PSI William Aditya Sarana/Sindonews


SUARA PURWAKARTA - Beredar video berisi meme dan rekaman suara anggota Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta meminta kenaikan dana bantuan politik (Banpol). PSI berharap, kenaikan dana banpol dapat memenuhi operasional partai.

Dalam video berdurasi 1.25 detik itu, terlihat foto anggota Fraksi PSI DPRD DKI William Aditya Sarana berikut rekaman suaranya yang secara terang-terangan meminta kenaikan banpol untuk tahun anggaran 2021.

"Untuk Kesbangpol karena sudah disampaikan ke saya pak, mungkin saya harus sampaikan ke sini juga. Apakah mungkin jika dana banpol itu dinaikan pak?," kata William seperti yang dikutip dalam video tersebut, Jumat (25/12/2020).

William menjelaskan, saat ini dana Banpol itu Rp5.000 persuara. Menurutnya, PSI mengusulkan dana banpol dinaikan setinggi-tingginya. Hal itu guna memenuhi operasional partai. (Baca juga: PKS Kecewa Sikap PSI yang Sering Teriak Kenaikan Gaji dan Tunjangan DPRD DKI )

"Kita sih maunya, kalau (PSI) mengusulkan Rp7.000 lah gitu/Rp 20.000 ribu atau ceban (Rp10.000) gitu. Tapi yang realistis saja pak, bisa tidak kita naikkan di tahun 2021?" tanyanya.

Diakhir video tertulis bahwa suara PSI di Jakarta mencapai 404.508. Apabila di kali Rp20.000, artinya PSI minta dapat Rp8 miliar duit APBD di masa pandemi Covid-19. (Baca juga: PSI Sesalkan Oknum Lurah Mainkan Isu Politik SARA di Pilkada Tangsel )

Usulan kenaikan dana banpol itu bertolak belakang dengan kritik keras yang dilontarkan PSI terhadap kenaikan Rencana Kegiatan Tahunan (RKT) DPRD. Apalagi kenaikan RKT itu diisukan sebagai kenaikan gaji dan tunjangan DPRD DKI Jakarta hingga Rp888 miliar.


Sumber: Sindonews

Posting Komentar

0 Komentar